Buyaathaillah's Blog

Targhib Mahabbah dan Pengorbanan

* TARGHIB DA’I *

Banyak orang yang merasa dalam dakwah tetapi sebenarnya ia tidak dalam dakwah. Dakwah adalah sarana tarbiyah umat untuk mencapai sifat-sifat yang di kehendaki Allah swt secara bertahap-tahap. Jadi sudah seharusnya semakin kita banyak dan sering berdakwah maka akan tumbuh dihati kita sifat-sifat yang dikehendaki Allah swt.

Maulana yusuf Rah.A
Mengatakan:Ada org yg merasa berada dlm kerja dakwah, tetapi sebenarnya dia tdk berada dlm kerja dakwah. Yaitu org yg pandai bayan, mudzakarah, dsb. Namun tdk ada enam sifat dlm dirinya.

Maulana Ilyas Rah.A
Mengatakan: Ada satu hal yg mengerikan dlm kerja dakwah ini yaitu org yg sibuk membentuk jamaah cash tp tdk mengusahakan enam sifat dlm dirinya

Keberhasilan seorang da’i bukan diukur dari banyaknya yang ikut dengan dakwah mereka, pandai bayan / ceramah , pandai mudzakarah atau pandai memimpin musyawarah melainkan sejauh mana rasa ketergantungan da’i tersebut kepada Allah swt, sebagaimana Ibrahim as ketika dalam kobaran bara api Nambrut.

Dakwah ini diumpamakan seperti anak tangga, semakin sering kita berdakwah maka akan membawa kita ketingkat kemuliaan yang tinggi, tapi kalau kita buat dakwah tidak dengan tertib dan usul yang telah di gariskan, maka tidak akan ada peningkatan dalam diri kita walau kita habiskan seluruh umur kita untuk dakwah, malahan keberadaan kita dalam dakwah akan menjadi fitnah bagi dakwah itu sendiri. Nauzubilah.

Dalam kerja dakwah ini kita harus berlemah lembut, saling memaafkan, dan selalu meletakan segala sesuatu nya dalam Musyawarah. Betapapun besarnya kesalahan teman kita maka kita maafkan, kalau hal ini ada di diri kita maka akan timbul satu hati.

Maulana Yusuf Rah.A. berkata, semua Da’i hrs merasa bahwa dirinya adalah penanggung jawab dlm usaha dakwah. ini adalah kerja saya !” Apabila merasa bertanggung jawab dlm usaha ini, maka tdk akan marah kepada org lain, sebab mereja telah memberi bantuan. Sekecil apapun pengorbanan mereka, kita tetap hrs bersyukur dan memuji hasil kerjanya, inilah sifat ISTIKHLAS. Allah akan menerima setiap kerja dari org-org yg merasa kerja ini adalah tugas dan tanggung jawab saya.

Tawajjuh kepada Allah dan salahkan diri sendiri, jangan menyalahkan orang lain salahkan saja diri sendiri. Ini salah saya
kemerosotan ummat ini terjadi semua karena salah saya.

Ketika jaman huru-hara di India banyak orang dibunuhin, syekh Inamul hasan bertanya tentang keadaan saat itu kepada Syekh Ahmad Lath. Mendengar cerita keadaan yang ada dari syekh ahmad lath, beliau, hadratji inamul hasan menangis mendengarnya. Apa yang terlontar dari mulut hadratji ketika itu, “ini semua salah saya sehingga keadaan menjadi seperti ini.
Inilah sikap seorang dai, kemerosotan ummat ini terjadi semua karena salah saya.

Andaikata amalan rohaniat saya sudah benar, punya mujahadah yang benar, punya pengorbanan yang benar, punya akhlaq yang benar, semestinya kerja dakwah ini akan naik dan ummat tidak akan seperti sekarang. Inilah dai yang benar, kemerosotan yang terjadi ini adalah kesalahan saya…

Buat kerja ini dengan tawadhu merasa dirinya ini tidak punya apa-apa. Hanya karena pertolongan Allah saja semua ini bisa terjadi.tanpa tawadhu kita tak akan bisa membuat kerja ini dengan baik. bagaimanapun hebatnya kerja kita maka kita harus banyak beristigfar dan memohon kepada Allah agar di kekalkan dalam usaha dakwah ini.

Bersedia semua tetap istiqomah. Insya Allah……

Iklan

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: