Buyaathaillah's Blog

Mudzakaroh Kerja Dakwah

Ushul-Ushul Dakwah

4 hal yang diperbanyak:

  1. Dakwah ilallah
  2. Ta’lim wa ta’allum
  3. Dzikir wal ibadah
  4. Khidmat

4 hal yang dikurangi:

  1. Makan dan minum
  2. Tidur dan istirahat
  3. Keluar dari masjid
  4. Perkataan dan perbuatan sia-sia

4 hal yang dijaga:

  1. Taat pada amir selama amir taat kepada Allah dan RasulNya
  2. Mendahulukan amal ijtimai daripada amal infirodi
  3. Kehormatan masjid
  4. Sabar dan tahan uji

4 hal yang ditinggalkan:

  1. Mengharap kepada makhluk
  2. Meminta kepada makhluk
  3. Memakai barang orang lain tanpa izin
  4. Boros dan mubadzir

4 hal yang tidak boleh disentuh:

  1. Masalah politik, baik dalam maupun luar negeri
  2. Khilafiyah (perbedaan paham fiqih)
  3. Aib seseorang dan masyarakat
  4. Status sosial dan minta sumbangan

4 hal yang didekati:

  1. Ulama (tadris)
  2. Juru dakwah (muballigh)
  3. Ahli dzikir (khanka)
  4. Penulis kitab (mushannif)

4 hal yang dijauhi:

  1. Membanding-bandingkan (taqabul)
  2. Merendahkan (tanqish)
  3. Mengkritik (tanqid)
  4. Menolak (tardid)

Keuntungan Apabila Dakwah Dijalankan

  1. Menjadi asbab hidayah di seluruh alam.
  2. Umat akan mengamalkan agama dan sunnah Rasulullah SAW. tidak aneh atau asing.
  3. Allah SWT memberikan keberkahan dari langit dan dari bumi.
  4. Dimana saja; di darat, di laut maupun di udara umat senantiasa bicara kebesaran dan keagungan Allah SWT sehingga mudah berhukum pada hukum Allah SWT dengan mengikuti cara Rasulullah SAW.
  5. Umat akan mampu mengucapkan kalimat thayyibah ketika meninggal dunia.
  6. Umat akan terbebas dari adzab Allah SWT.
  7. Umat akan masuk Surga secara berjama’ah lebih awal daripada kaum-kaum terdahulu.
  8. Umat akan dibangkitkan dengan wajah bercahaya sebagaimana wajah para Nabi AS.
  9. Rasulullah SAW akan memberi minum dari air telaga al-Kautsar secara langsung melalui tangan beliau sendiri.

Kerugian Apabila Dakwah Ditinggalkan

  1. Tertangguhnya hidayah.
  2. Orang-orang akan meninggalkan agama, sehingga amalan-amalan sunnah menjadi asing.
  3. Laknat Allah SWT turun, sehingga mu’amalah, mu’asyarah, dan akhlak menjadi rusak.
  4. Yang ma’ruf dinggap mungkar dan yang mungkar dianggap ma’ruf.
  5. Orang-orang tidak lagi mengenal Allah SWT dan alam akhirat.
  6. Orang-orang yang kuat imannya menjadi lemah dan yang lemah iman akan menjadi murtad.
  7. Orang-orang non-muslim enggan memeluk Islam.
  8. Muncul nabi-nabi palsu.
  9. Orang-orang kafir (negara) kafir menye-rang umat Islam dalam bidang ideologi, ekonomi, sosial, budaya, dsb.

Niat Dakwah

  1. Niat ishlah diri (imaniyah, ‘ubudiyah, mu’amalah, mu’asyarah, dan akhlak).
  2. Belajar usaha dakwah Nabi SAW (dakwah ilallah, ta’lim wat ta’lum, dzikir wal ‘ibadah, dan khidmat).
  3. Memikirkan umat seluruh alam (rahmatan lil ‘alamin).
  4. Mencari keridhaan Allah SWT (ihsan, ihtisab, ikhlas, dan istikhlas).

Target Usaha Dakwah

  1. Bagaimana keyakinan Nabi SAW menjadi keyakinan umat.
  2. Bagaimana pikir dan kerisauan Nabi SAW menjadi pikir dan kerisauan umat.
  3. Bagaimana agar maksud dan tujuan hidup Nabi SAW menjadi maksud dan tujuan hidup umat.
  4. Bagaimana agar kecintaan Nabi SAW menjadi kecintaan umat.

Sasaran Dakwah

Mengajak manusia dari tiga perkara kepada tiga perkara:

  1. Dari yakin kepada makhluk menjadi yakin hanya kepada Allah SWT.
  2. Dari yakin kepada mall (materi kebendaan) menjadi yakin kepada ‘amal.
  3. Dari yakin kepada kehidupan dunia menjadi yakin kepada kehidupan akhirat yang kekal.

 

Sifat Untuk Mencapai Tujuan Dakwah

  1. Tayaqun; kerja dakwah dengan yakin, tidak ada fikir dan niat kebendaan sedikitpun.
  2. Tawahud; kerja dakwah dengan satu fikir, satu hati, satu kalimat dakwah.
  3. Tawadhu; merendahkan diri ketika mengajak umat kepada Allah SWT.
  4. Ittiba’; kerja dakwah meneladani Nabi Muhammad SAW dan Sahabat.

Ciri Gerakan Dakwah Rasulullah SAW

  1. Dapat dikerjakan oleh semua lapisan umat (umumiyat).
  2. Mendatangi umat tanpa diundang.
  3. Dengan harta dan diri (tidak dibayar).
  4. Memberi contoh bukan sekedar ucapan.

Asas-asas Dakwah

  1. Infiradi, bukan pertemuan besar-besaran.
  2. Risau, bukan pikir tinggi-tinggi.
  3. Gerak (qadam), bukan tulisan (qalam).
  4. Persatuan (ittihad), bukan perpecahan (ikhtilaf).
  5. Amar ma’ruf, bukan nahi mungkar.
  6. Musyawarah, bukan perintah (amar).
  7. Senyap-senyap, bukan propoganda .
  8. Kabar gembira (tabsyir), bukan kabar buruk (tanfir).
  9. Perdamaian, bukan peperangan.
  10. Ringkas, bukan mendetail.
  11. Akar (ushul), bukan ranting (furu’).
  12. Rendah hati (tawadhu), bukan sombong (ananiah).
  13. Diri sendiri (jaan), bukan harta (maal).

Akhlak Dakwah

  1. Hikmah
  2. Bashirah
  3. Husnul tadbir (pengaturan yang baik)
  4. Akhlak

Ujian Dalam Dakwah

  1. Dimuliakan
  2. Dihinakan
  3. Ditambah rezeki
  4. Dikurangi rezeki

Penyebab Kesuksesan Sahabat RA

  1. Menyadari tanggung jawab agama
  2. Ijtima’i amal
  3. Hijrah

Korban Dalam Dakwah

  1. Korban nishab akan menjaga iman
  2. Korban nishab tambah takaza, akan menghilangkan maksiat
  3. Korban perasaan akan datang nushratullah
  4. Korban kesenangan dunia untuk akhirat akan menjadi asbab hidayah

Rahasia Hidayah Dalam Dakwah

Allah SWT menyembunyikan hidayah dalam usaha dakwah yang tidak diketahui oleh pekerja dakwah, yaitu:

  1. Dimana hidayah akan turun
  2. Kapan hidayah akan turun
  3. Kepada siapa hidayah turun
  4. Bagaimana hidayah turun

Penyakit Dalam Dakwah

  1. Niat tidak betul
  2. Semangat tanpa tertib (joss)
  3. Melihat hasil
  4. Putus asa

Penyebab Mundurnya Usaha Dakwah

Apabila mengandalkan 3 perkara:

  1. Bayan/Taqrir
  2. Tulisan/data-data
  3. Cara sendiri/ikut nafsu

Perkara yang Merusak Dakwah

  1. Buruk sangka
  2. Berdebat
  3. Menyalahi sunnah
  4. Ujub
  5. Takabur

Supaya dikekalkan Dalam Dakwah

  1. Niat ishlah diri
  2. Menjadikan dakwah sebagai maksud hidup
  3. Jangan melihat dan mencari-cari kesalahan orang lain
  4. Jangan melihat hasil
  5. Bersabar terhadap segala ujian

Agar Istiqamah Dalam Dakwah

  1. Yakin yang benar
  2. Istimaiyat kerja
  1. Yakin yang benar ada 2 :
  1. Yakin bahwasannya dengan kerja dakwah ini saja yang bisa menye-lesaikan masalah-masalah akherat.
  2. Yakin bahwasannya dengan kerja ini saja yang bisa menyelamatkan kita dari kerugian-kerugian baik kerugian dunia maupun kerugian akherat.
  1. Istimaiyat kerja ada 4 :
  1. Dakwah dengan kasih sayang dan lemah lembut
  2. Pemaaf
  3. Bermusyawarah
  4. Istikhlas (tidak ragu-ragu)

Keuntungan Apabila Dakwah Menjadi Maksud Hidup

  1. Allah SWT akan menjaga keluarga dan 11 keturunan kita sebagaimana keluarga Nabi Ibrahim AS.
  2. Allah SWT akan menjaga diri kita sebagaimana menjaga Nabi dan Rasul.
  3. Allah SWT akan mencabut kecintaan kepada dunia dan menanamkan rasa cinta kepada kampung akhirat.
  4. Allah SWT akan menumbuhkan kecintaan kepada Nabi dan Rasul.
  5. Qudrat, iradah, dan bantuan Allah SWT akan bersama umat.
  6. Allah SWT akan mengubah asbab kecelakaan menjadi asbab Mashlahat keselamatan.
  7. Allah SWT akan menjadikan amal kita berkesan pada setiap makhluk.
  8. Allah SWT akan menundukkan alam dan seluruh makhluk untuk berkhidmat atau melayani manusia.

6 Penghalang dakwah serta cara solusinya

  1. Dirumah atau keluarga solusinya hidupkan taklim rumah.
  2. Dikampung atau tetangga solusinya buat 2,5 jam
  3. Nafsu solusinya mujahadah atas nafsu
  4. Karkun dingin solusinya di ikrom
  5. Karkun lama solusinya dudukkan dalam musyawarah dan mentaati musyawarah
  6. Pekerjaan dan harta solusinya korbankan waktu dan harta dijalan Allah SWT.

Dakwah Maksud Hidup

Dakwah adalah sarana tarbiyah untuk membentuk sifat umat secara bertahap-tahap. Apa yang kita dakwahkan, ada 4 :

  1. Kebesaran Allah
  2. Pentingnya kampung akherat
  3. Pentingnya agama
  4. Pentingnya usaha atas agama

Agar suasana dakwah hidup, maka kita harus: Kita lihat, kita dengar, kita sampaikan, sehingga melahirkan keputusan bahwa kita umat Nabi, dakwah maksud hidup, siap dihantar keseluruh alam, kapan saja, dimana saja, dengan siapa saja.

Apabila dakwah menjadi maksud hidup kita, maka Allah SWT akan memberikan 4 perkara:

  1. Yakin yang benar seperti yakinnya para Nabi.
  2. Mizas (kecintaan) yang benar seperti para Nabi.
  3. Maksud hidupnya seperti maksud hidup para Nabi.
  4. Pikirnyapun sama seperti pikirnya Nabi.

Agar dakwah dijalankan secara istiqomah

maka kita jaga 3 perkara:

  1. Jaga amal maqomi.
  2. Jaga nisab.
  3. Jaga harta.

Hartanya orang dakwah ada 4 :

  1. Untuk dakwah
  2. Untuk ibadah
  3. Untuk akhlak
  4. Untuk keperluan

Keperluannya orang dakwah ada 5 :

  1. Makan / minum secara sederhana
  2. Pakaian secara sederhana
  3. Rumah secara sederhana
  4. Kendaraan sederhana
  5. Nikahnya pun secara sederhana

Apabila dakwah menjadi maksud hidup dan tujuan hidup, maka Allah SWT akan tundukkan baik yang tampak maupun yang tak tampak artinya aturan Allah SWT yang tidak tampak maupun yang tampak akan berkhidmat kepada kita.

  

6 Cara Mendapatkan Nusrotullah

  1. Jaga satu hati
  2. Jaga amalan istima’i dan infirodi
  3. Satu pikir
  4. Khidmat melayani dengan ikhlas
  5. Mengikuti tata tertib 20 usul da’wah
  6. Mengamalkan sunnah 1 x 24 jam

Cara Supaya Bisa Khuruj

Selesaikan dengan 3 cara, yaitu:

  1. Laa ilaaha illallah; Doa kepada Allah, bangun tengah malam, tahajjud, hajat, dan shalat/amalan lainnya.
  2. Muhammadurrasulullah; Syari’at, kerja mencari uang; ada usaha mencari asbab.
  3. Korban: Apa yang ada dan bisa dijual untuk kepentingan dakwah, korbankan.

Tahapan Tertib Kerja Dakwah

  1. Tahap Dasar (10 % Nishab umur)
    • 2,5 jam setiap hari
    • 3 hari setiap bulan
    • 40 hari setiap tahun
    • 4 bulan seumur hidup
  1. Tahap Menengah (1/3 nisab umur)
  • 8 jam setiap hari
  • 10 hari setiap bulan
  • 4 bulan setiap tahun
  • 1 tahun seumur hidup
  1. Tahap Tinggi (seumur hidup)

Harta, waktu, dan diri siap untuk dimusyawarahkan

Sifat2 dai :

  1. Bersifat mahabah kpd seluruh mahluk
  2. Jasbah rela berkorban harta & diri untuk agama
  3. Niat islah diri bukan memperbaiki orang lain
  4. Mardhotillah=mencari ridho allah
  5. Istigfar sesudah beramal
  6. Sabar & tahan uji dlm menghadapi cobaan
  7. Selalu menisbatkan diri kpd ALLAH
  8. Tidak putus asa
  9. Istiqomah seperti onta
  10. Tawadu seperti bumi
  11. Tegak Kokoh dlm pendirian seperti gunung
  12. Berwawasan luas seperti langit
  13. Bermanfaat menyinari seperti matahari tanpa meminta imbalan
Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: