Buyaathaillah's Blog

Mudzakarah SHOLAT

BAB SHOLAT

Sholat itu adalah bagian dari Ibadah. Dalam surat Adh dhariyat : 56, Allah swt firmankan :

“Wama kholaqtul jinna wal insa illa liya’budun ”

artinya :
“Aku (Alloh) tidak menciptakan Jin dan Manusia kecuali Aku ciptakan agar mereka menyembah kepada Ku ” (Ad Dhariat : 56)

Tidak ada Islam tanpa Sholat.

Kisah : seseorang datang kepada Nabi saw menyampaikan bahwa dia bersedia masuk islam tapi dia tidak mau Haji. Maka Nabi saw dengan hikmahnya agar dia masuk islam, oleh Nabi saw diperbolehkan. Lalu dia mengajukan syarat lagi bahwa dia mau masuk islam asal diperbolehkan tidak bayar zakat. Nabi saw masih kasih. Lalu dia mengajukan syarat lagi saya mau masuk islam asal jangan disuruh berpuasa, nabipun masih memperbolehkannya. Namun ketika dia mengajukan mau masuk islam asal tidak sholat, Nah disini nabi saw tidak memperbolehkannya. Nabi saw sampaikan bahwa tidak ada Islam tanpa Sholat.

Setelah orang itu pergi para sahabat pada protes kepada Nabi saw. Sahabat bilang : Ya Rasullullah kenapa engkau izinkan orang itu tidak haji, tidak bayar zakat, dan tidak puasa. Sedangkan kami engkau perintahkan dengan keras untuk melakukan itu semua dan menjaganya. Nabi saw sampaikan aku perbolehkan semua itu demi orang itu masuk kedalam islam kecuali sholat. Jika sholat dia baik maka nanti dia akan puasa, dia akan bayar zakat, dan dia akan Haji.

Lalu setelah beberapa waktu berlalu orang tersebut kembali lagi menghadap Nabi saw untuk menyampaikan, “Ya Rasullullah kali ini aku sudah siap untuk berpuasa, membayar zakat, dan Haji.”

Nabi saw sampaikan Mahfum :

“Tidak ada Islam tanpa Sholat”

kenapa ? ini karena dalam hadits lain disampaikan oleh Nabi saw bahwa :

Sholat itu adalah tiang agama maka barangsiapa mendirikannya maka sungguh ia telah mendirikan agama (Islam) itu dan barangsiapa merobohkannya maka sungguh ia telah merobohkan agama (Islam) itu.

Hari ini kita suka marah sama orang kafir mau menghancurkan islam. Padahal kerusakan terbesar bukan datang dari luar islam tapi dalam islam sendiri. Apa itu ? Tatkala orang islam meninggalkan sholat sesungguhnya dia sedang meruntuhkan agama. Kata siapa ? Kata Nabi saw.

Amal yang paling utama itu adalah Sholat. Amal yang pertama kali dihisab adalah sholat. Jika baik sholatnya maka akan baik seluruh amal-amalnya. Jika Buruk Sholatnya maka akan buruk amal-amalnya

Apa itu Sholat ?

Sholat itu Alat komunikasi kita dengan Allah, tempat pertemuan antara hamba dengan khalik.

Hadits :

“Assholatu Mi’rojul Mukminin” : “Sholat itu adalah Mi’rajnya orang beriman”

Mengapa dibilang Mi’raj nya orang beriman karena dalam sholat ini ada peristiwa yang di abadikan oleh Allah swt yaitu peristiwa isra miraj Nabi Saw. Dimana letaknya dalam sholat ? yaitu waktu Attahiyat.

Nabi saw melakukan perjalanan Isra Mi’raj untuk bertemu Allah swt, sedang kita umat Rasullullah saw dihadiahi sholat agar kita juga bisa bertemu dengan Allah swt.

Makanya Nabi saw bilang ketika sholat hendaknya kalian sholat seakan-akan melihat Allah swt di depan kalian, minimal kalo tidak bisa kalian merasakan seakan akan kalian dilihat oleh Allah swt.

Tujuan dari Sholat.

  1. Mengingat Allah swt

“innani annallohu la ilaha illa ana fa’budni wa aqimish sholata lidzikri”

Artinya :

“Sesungguhnya Aku ini Alloh, tidak ada tuhan selain Aku. Maka sembahlah aku, dan laksanakanlah sholat untuk mengingat Aku.” (Thahaa : 14 )

Kisah :

Nabi saw dalam keadaan apapun selalu ingat Allah dan diwujudkan dalam sholat. Ketakutan liat Badai, Nabi langsung kemesjid kerjakan sholat. Hujan gak turun Nabi saw langsung buat sholat (sholat istisqa). Lihat gerhana langsung ke mesjid sholat gerhana.

  1. Membawa Sifat Sholat kedalam Kehidupan kita sehari-hari

“Innasholata tanha anil fahsya’i wal mungkar”

Artinya :

“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.” (Al Ankabut : 45)

Apa hubungannya sholat dan Sifat dalam sholat dan Kemungkaran ? Sholat ini didalamnya kalo kita lakukan dengan benar akan mendatangkan sifat-sifat mulia. Apa itu sifat sholat :

  • didalam sholat ada Taqwa, maka diluar sholat kita bawa sifat taqwa
  • didalam sholat ada Ihsan, maka diluar sholat kita bawa sifat Ihsan
  • didalam sholat ada Tawakal, maka diluar sholat kita bawa sifat tawakkal
  • didalam sholat ada Harap, maka diluar sholatpun kita hanya berharap kepada Allah swt
  • didalam sholat ada Tumaninah (Tenang), diluar sholat kita juga harus tenang
  • didalam sholat ada Tertib, maka diluar sholat kita juga Tertib

Hanya sholat yang mampu menghadirkan sifat ini dalam sholat yang akan bisa mencegah kemungkaran yang terjadi diluar sholat.

Seorang ulama punya murid membawakan air buat gurunya, tiba2 tersandung sehingga air tumpah. Maka gurunya menasehatinya perbaiki sholat kamu. Muridnya bingung apa hubungannya gelas tumpah. Maka gurunya sampaikan bahwa kalo orang sholatnya bener maka seluruh gerakan badannya dan refleknya dan amal2nya akan bener.

Ada kisah mengenai sholat bisa mencegah fahsya dan mungkar :

  1. Ada orang datang kepada Nabi saw dia bilang bahwa ini ada orang rajin sholat tapi masih suka menyakiti orang lain. Maka Nabi saw katakan tidak ada sholat baginya. Kenapa ? orang yang sholatnya bener gak mungkin mau menyakiti orang lain. (Mahfum Hadits)
  1. Dalam waktu lain ada seseorang datang kepada Nabi saw bahwa ada orang dia sholat tapi masih mencuri. Maka Nabi saw sampaikan suatu saat nanti sholat dia akan menghentikan dia dari mencuri (Mahfum Hadits)

Keutamaan Sholat

Dalam hal pertolongan :

Dari Hudzaifah r.a., ia berkata,” Apabila Rasulullah saw menemui suatu kesulitan, maka beliau segera mengerjakan sholat.” ( Hadits Riwayat Ahmad, Abu Dawud- dalam Kitab Durrul Mantsur )

“ Carilah pertolongan ( Allah ) dengan sabar dan sholat.” (Al Baqarah: 45)

Kisah :

Sahabat RA pulang dari fissabillillah ditanya sama istrinya apakah dirumah ada makanan ? istrinya bilang tidak ada. Maka sahabat ini pergi kemesjid untuk melaksanakan sholat 2 rakaat. Lalu pulang lagi kerumah dan menanyakan perkara yang sama apakah ada makanan di rumah, maka istrinya tetap menjawab, tidak ada. Maka sahabat ini kembali ke mesjid untuk melakukan sholat 2 rakaat lalu kembali lagi sampai yang ketiga kalinya setelah pulang dari mesjid di rumah didapatinya penggilingan gandumnya berputar sendiri mengeluarkan gandum. Maka sahabat bingung lalu dia buka penggilingan tersebut ternyata isinya kosong. Maka segera dia membawa gandum tadi dan bertanya kepada Nabi saw mengenai kejadian tersebut. Maka Nabi saw katakan andaikan kamu tidak buka penggilngan gandum tadi, yakin saja sama Allah swt, maka penggilingan gandum tersebut akan terus berputar mengeluarkan gandum sampai hari kiamat.

Mungkin gak ? jawabnya mungkin Allah swt Maha Kuasa buktinya air zamzam gak habis sampai sekarang

Hadits Keutamaan Sholat di Mesjid :

Sesungguhnya Allah akan menyeru pada hari kiamat: “Dimana tetanggaku? Dimana tetanggaku?”Para malaikat menyatakan: “wahai Rabb kami, siapakah yang pantas menjadi tetangga-Mu? Maka Allah menyatakan: “Yaitu orang-orang yang memakmurkan masjid-masjid?.”

Firman Allah swt :

“Innama ya’muru masajidallahi man amana billahi wal yaumil akhiri…”

Artinya :

“Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian” (AT Taubah 18)

Hadits Nabi Saw : “Jika kamu melihat seseorang kerjanya pulang pergi bolak balik ke mesjid saksikanlah bahwa orang itu beriman.”

11 Keutamaan dan Pahala Shalat Berjamaah di Masjid :

  1. Pahala Langkah Kaki

“Seorang yang berjalan ke mesjid, maka tiap langkah kakinya akan diberikan satu pahala, dihapuskan satu dosa, dan dinaikan satu derajat oleh ALLAH SWT” (HR.Ibnu Majah & Muslim)

Maka dari itu pada saat hendak pergi dan pulang dari masjid disunnahkan untuk mengambil jalan yang berbeda, tidak menggunakan jalan yang sama.

Hal tersebut juga sangat berpengaruh terhadap otak manusia yang mencoba hal baru guna meningkatkan kreativitas secara tidak langsung.

  1. Pahala Menunggu Waktu Shalat

Banyak diantara kita yang berangkat ke masjid yang on-time atau pas adzan baru berangkat dengan alasan ada aktivitas yang nanggung atau biar efisien waktu nya. Tapi yang luar biasanya ternyata,

Ketika kita datang lebih awal ke mesjid untuk menunggu datangnya waktu shalat, kita sebenarnya mendapatkan pahala yang besar, dan sebaiknya gunakan waktu menunggu itu untuk berdzikir dan sekalian beristirahat dari pada nongkrong diwarung pada sesaat sebelum datangnya waktu shalat.

“Orang yang menunggu shalat dimesjid akan diberi pahala seperti shalat” (HR.Bukhari)

Hadist tersebut mengatakan jika kita menunggu waktu datangnya shalat dimesjid maka waktu menunggu nya tersebut akan diberi pahala seperti pahala shalat. Coab lakukanlah, dan rasakan manfaatnya, dan yang terpenting itu adalah sunnah.

  1. Di do’akan oleh Malaikat

Malaikat pun berdoa “Ya Allah ampunilah dia, Ya Allah ampunilah dia” tanpa henti sampai waktu shalat tiba. Malaikat akan berdoa seperti itu kepada orang-orang yang menunggu datangnya waktu shalat berjamaah di masjid.

4. Mendapat Perlindungan pada Hari Kiamat
“Ada tujuh golongan yang dinaungi kelak. Dan satunya adalah orang yang hatinya terpaut dengan masjid. Seorang pemuda yang hatinya terikat dengan masjid, orang-orang itulah yang akan mendapatkan perlindungan dari Allah saat kiamat kelak” (HR. Bukhari)

5. Doa Malaikat untuk shaf pertama
Tentunya jika kita datang lebih awal ke mesjid untuk shalat berjamaah, kita akan mendapatkan keuntungan yang lebih salah satunya mendapatkan shaf pertama, sebagaimana disebutkan :
“Sesungguhnya para Malaikat memberikan sholawat kepada orang-orang yang berada di shaf pertama” (HR. Ibnu Hibban)

Menanggapi sabda Beliau (Rasulullah SAW) , para sahabat bertanya , “Apakah juga kepada orang-orang yang berada di shaf kedua wahai Rasulullah ?”

Kemudian Rasulullah berkata , “Juga kepada orang-orang di shaf kedua .”
(HR. Ahmad dan Ath Thabrani, dihasankan oleh Syaikh Al Albani)

6. 119 Pahala buat Subuh

Ciri orang munafik salah satunya adalah tidak bisa melaksanakan shalat subuh berjamaah.
Keutamaan Shalat Berjamaah pada waktu subuh itu akan mendapatkan pahala sebanyak 119 kali dibandingkan Shalat Munfarid. sebagaimana hadist menyebutkan,

“Seseorang yang melaksanakan shalat subuh berjamaah, maka orang itu akan mendapatkan pahala 119 kali dibanding shalat sendiri” (HR. Muslim)

7. 59 Pahala buat Isya

Tidak melaksanakan shalat isya merupakan salah satu dari sekian banyak ciri orang munafik, karena pada waktu ini orang munafik akan menyepelekan shalat isya dikarenakn waktu isya yang sangat panjang dan waktu ini pula orang mulai beristirahat.
Padahal seberapa panjang waktu shalat tersebut, umur manusia tidak ada yang tau, maut bisa datang kapan saja. sebagaimana hadist mengungkapkan seberapa besar pahala shalat berjamaah isya.

“Seseorang yang melaksanakan shalat isya berjamaah , maka dia akan mendapatkan pahala 59 kali lipat” (HR. Muslim)

8. Dzuhur, Ashar , Magrib dan 27 Pahala

Kalau shalat dzuhur jamaah , ashar jamaah, dan magrib jamaah masing-masing dilipatk gandakan 27 kali kalau kita laksanakan secara jamaah (HR. Muslim)

9. Pahala shalat berjamaah ketika sakit

Sakit merupakan anugerah, nikmat dan sekaligus ujian, dari Allah kepada Hambanya, agar selalu bersyukur terhadap nikmatnya sehat, agar ketika diberi kesehatan itu dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebaikan dan menjalankan perintah Allah.

Diantaranya shalat berjamaah di mesjid , akan tetapi bagi orang yang sakit akan diberikan pahala yang sama seperti orang shalat berjamaah di mesjid apabila orang tersebut melaksanakan shalat saat sakit secara munfarid.

Dengan Syarat , orang tersebut selama sehat selalu melaksanakan shalat berjamaah di masjid. sebagaimana hadist riwayat mengungkapkan :

“Ketika sakit dan tidak bisa ke mesjid (padahal setiap terbiasa ke masjid). Pada saat kita tidak ke masjid dan shalat di rumah, kita akan dapat pahala yang sama seperti waktu shalat di masjid” (HR. Abu Daud)

10. Terhindar dari sifat munafik
Orang munafik itu menyepelekan shalat berjamaah di masjid, kenapa? karena Allah memperbolehkan shalat munfarid, dan dengan persepsi orang munafik pula shalat bisa dilakukan dirumah, apalagi laki-laki, tempat shalat nya seorang laki-laki itu di mesjid, bukan dirumah.

Adapula tanda orang munafik lainnya ialah dilihat pada shalat subuh dan isya nya, sebagai mana hadist berikut,

“Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang-orang munafiq dari pada shalat subuh dan isya. Seandainya mereka tahu nilai yang terkandung didalam kedua shalat itu , pastilah mereka mendatangi (MASJID tempat) kedua shalat itu meskipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari)

11. Jadi Sebab diampuninya dosa oleh ALLAH SWT
Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW :

“Jika imam mengucapkan “Ghoiril maghdhubi’alaihim waladhdholliin”, maka ucapkan “amin” karena sesungguhnya siapa yang mengucapkan “amin” bersamaan dengan ucapan malaikat maka ia akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Hadist lain pun menyebutkan ,

“Barangsiapa yang berwudhu untuk shalat dan menyempurnakan wudhunya, lalu berjalan untuk menunaikan shalat dan ia shalat bersama manusia atau berjama’ah atau di dalam masjid , maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya.”

Sedangkan wanita dianjurkan untuk sholat dirumahnya. Jika dia menyuruh suaminya maka dia akan mendapatkan semua pahal sholat suaminya tanpa mengurangi pahala suaminya. Wanita mempunyai keutamaan sholat bersama dengan Nabi saw jika dilakukan dirumahnya. Ini karena perintah sholat dirumah diperintahkan tatkala Nabi saw masih hidup sedangkan laki2 diminta sholat berjamaah dimesjid bersama Nabi saw, sedangkan bagi laki nabi saw sudah wafat jadi sudah tidak mendapatkan keutamaan sholat dibelakang Nabi saw, sedangkan wanita terus deraat sholatnya sama seperti laki2 sholat bersama Nabi saw.

Analogi Sholat

“Sholat itu seperti kepala pada badan. Hari ini kalau kita liha manusia punya badan tapi tidak ada kepala apa namanya ?“

Sholat itu amalan tertinggi dan tidak ada amal yang lebih tinggi melebihi sholat. Makanya seharusnya kebahagiaan itu bisa dateng cukup dengan sholat. Orang yang tidak bisa bahagia dengan sholat berarti masih diragukan keimanannya.

  1. Sholat itu Bukti dari Iman
  2. Sholat itu Pimpinan Amal
  3. Sholat itu tanda penghambaan
  4. Sholat itu alamat Iman
  5. Sholat itu Obat dari Fahsya dan Mungkar

Sholatnya Sahabat RA

Sahabat ini shalat mereka dapat mendatangkan pertolongan Allah saat itu juga. Bahkan jika sahabat ini sudah melaksanakan shalat, ini seperti tongkat yang tertancap ke tanah. Sangking khusyunya shalat sahabat ini mereka tidak menyadari keadaan disekitarnya bahkan sakit yang dideritanya. Ali RA pernah meminta sahabatnya untuk mencabut panah dari kakinya ketika dalam keadaan shalat, lalu setelah salam Ali RA tidak menyadari bahwa panah tersebut sudah tercabut. Ada seorang sahabat shalat namun tidak mengetahui bahwa anaknya sedang terancam oleh ular tetapi tidak membatalkan shalatnya. Sahabat ketika shalat, seakan-akan diri mereka langsung terputus dengan dunia di sekelilingnya dan hanya terhubung dengan Allah ta’ala saja. Sahabat dengan shalat dapat menyelesaikan masalah dan merubah keadaan alam seperti menurunkan hujan, membelah gunung, berjalan diatas air, menghidupkan yang mati, dan lain-lain. Seorang sahabat ketika ronda malam di panah oleh musuh sampai tiga kali hingga menembus punggungnya, namun sahabat tersebut tidak membatalkan shalatnya. Namun ketika panah yang ke-3 menembusnya, yang dilakukan sahabat ketika itu adalah mempercepat shalatnya bukan membatalkannya. Sahabat tersebut yang sudah terluka parah berkata kepada temannya, “Sebenarnya ketika aku shalat aku ingin menamatkan surat Al Kahfi, namun tiba-tiba aku teringat Nabi SAW. Sehingga aku terpaksa mempercepat shalatku hingga selesai, karena aku khawatir atas keselamatan Nabi SAW.” Inilah Kualitas Shalat Sahabat dalam keadaan dipanahpun masih bisa shalat dengan khusyu. Untuk itu penting kita perbaiki shalat kita sampai kepada kualitas para sahabat. Maka kita perlu belajar :

Cara Mendapatkan Sholat

Perbaiki Tertib / Dzohir Shalat :

Adab dan Fiqih dari Istinja, Wudhu, dan Shalat

Mengetahui tertib cara, waktu, dan tempat untuk shalat wajib dan sunnat

Menghadirkan Batinnya Sholat :

Sebelum Shalat perbanyak dzikir, baca Qur’an, shalat sunnah, dan do’a

Ketika Shalat Gerakan Mulut dan Hati sama

Ketika Shalat bawa sifat Ihsan, tawajjuh, dan muroqo

Jaga pandangan sebelum shalat dari hal-hal yang mempengaruhi hati

Jaga hati dari kegelisahan dan prasangka agar tidak teringat-ingat

Jaga diri dari makanan dan penghasilan yang diharamkan

Melatih Shalat :

Selesaikan masalah dengan Shalat sampai Shalat kita menyelesaikan masalah

Tanda-tanda sholat diterima :

  1. Dijauhi dari keburukan dan kemungkaran
  2. Terbuka Khazanah dan Pertolongan Allah swt
  3. Mondar mandir ke Mesjid

Bahaya Jika Sholat ditinggalkan :

  1. Musibah dimana-mana termasuk dalam kehidupan kita
  2. Kebatilan dan Kemungkaran akan melekat dengan diri kita
  3. Rizki jadi seret dan gak berkah termasuk tetangga2 kita
  4. Lepas dari pertolongan Allah swt dunia dan akherat
  5. Dikubur mendapat siksa dikirim Ular membenamkan dia
  6. Dimahsyar menerima buku amalan di tangan kiri
  7. Dineraka sudah disiapkan pintu khusus buat sholat yang hilang

Kisah Nasehat Abdul Qadir Jaelani kepada orang yang merasa rizkinya seret. Maka Nasehatnya agar rumahnya di pintu masuk diberi tirai agar tidak terlihat didalam rumah. Ternyata setelah diamalkan rejekinya jadi lancar. Maka orang tersebut kembali dan bertanya apa hubungan tirai dengan rizki. Maka Syekh bilang bahwa asbab ada orang yang tidak pernah sholat lewat didepan rumahmu sehingga bisa melihat kedalam rumah, itulah penyebabnya rizki kamu seret, Pandangan orang yang tidak sholat bisa menghilangkan keberkhan rizki. Apalagi kalo orang yang tidak sholat itu di rumah kita.

Macam-macam Sholat dan Keutamaannya

  1. Sholat Qabliah dan Ba’diah
  2. Sholat DHUHA
  3. Sholat Tasbih
  4. Sholat Awwabin
  5. Sholat Tobat
  6. Sholat Witir
  7. Sholat Tahajjud
  8. Sholat Hajat

KISAH – KISAH

Kisah Nabi :

Ketika Nabi Isra’ dan Mi’raj, Nabi SAW pergi menemui Allah langsung di Sidratul Muntaha, untuk menerima satu-satunya perintah yang diterima langsung dari Allah Ta’ala tanpa perantara malaikat Jibril. Yaitu perintah Sholat. Nabi SAW jika sedang sholat kadang-kadang kakinya sampai bengkak sangking lamanya beliau Sholat. Bahkan ada seorang Sahabat yang ingin mengambil keberkahan Sholat sunnat berjamaah bersama Nabi SAW tetapi tidak sanggup karena sangking lamanya sholat sunnat Nabi SAW. Nabi SAW setiap ada masalah maka beliau langsung ke mesjid dan sholat 2 raka’at.

Kisah Sahabat :

  1. Suatu ketika Sahabat didatangi oleh seorang Yahudi dan berkata, “Jika Tuhanmu benar-benar ada coba kamu minta kepadanya untuk diturunkan hujan saat ini.” Lalu Sahabat ketika itu sholat dua rakaat. Selesai sholat, hujan belum turun hingga ia sholat lagi dan lagi, hingga tiga kali. Setelah itu Hujan turun hanya dalam kebunnya saja, sedang diluar kebunnya keadaan tetap kering dan tidak terhujani.
  2. Sahabat dengan Sholat dua rakaat keledainya yang mati bisa hidup kembali lalu mengantarkannya hingga sampai ketujuan baru mati lagi. Sahabat dengan sholat dua rekaat dapat mengeluarkan air keluar dari tanah.

Nasehat :

Mau masalah selesai, Sholat minta pada Allah. Cukup dengan Sholat saja, jika Sholat kita benar dan diterima oleh Allah maka ini bisa jadi asbab terselesaikannya segala masalah.

  • Ayat Qur’an :

“ Jadikanlah Sabar dan Sholat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang Khusyu.” ( 2 : 45 )

“…Sesungguhnya Sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar…” (29:45)

Penutup

Kenapa Hari ini kita susah sholat ? ini karena kita belum menikmatan dalam sholat sebagaimana nikmatnya Nabi saw sholat sampai bengkak, dan Sahabat kayak Ali ra tidak terasa dicabut panah dari kakinya. Maka untuk bisa mendapatkan kenikmatan ini kuncinya adalah LATIHAN. Harus dilatih. Sebagimana petinju gak ada yg ujug2 jadi jago mukul musuh langsung KO. Semuanya latihan step by step dan dimanage dengan baik.

Bab Hutang Sholat :

1. Enggan / Sholat tidak wajib

Maka ini kafir menurut ijma ulama. Jika Tobat dan Syahadat lagi tidak ada hutang sholat.

2. Malas

Ada 2 pendapat :

1. KAFIR : pemisahnya sholat dng iman. Syahadat lagi dan Tobat. Tidak ada hutang

2. Islam : Berdosa dan berhutang ditebus sebanyak waktu yang ditinggalkan walaupun semenjak baligh. Ditebus diwaktu sholat yang sama.

3. Lupa

Ditebus langsung ketika ingat.

4. Tertidur

Pindah tempat, Adzan, Qabliah, Qomat, lalu Sholat.

5. Pingsan atau Koma

1. Jika kurang dari 3 hari maka Hutang, harus dibayar sebanyak yang ditinggalkan. Namun berurutan membayarnya sekaligu atau ditunda waktu sholat berikutnya.

2. Jika lebih dari 3 hari maka tidak ada kewajiban membayar karena disamakan dengan orang gila atau hilang akal.

6. Sakit

Tetap wajib sholat selama masih mampu berdiri jikatidak bs dibolehkan :

1. Bersandar berdiri
2. Berdiri dan duduk
3. Rebahan ke kanan / ke kiri / terlentang
4. Duduk iftiroj tawarruk atau silang
5. Pakai mata

7. Haidh

Masa haidh tidak ada hutang sholat.

Iklan

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: