Buyaathaillah's Blog

Mudzakarah Dakwah, Sifat Dai, dan Ciri Umat Nabi Saw

Kerja Dakwah dibuat dengan 2 perkara :

1. Yakin yang benar
2. Istimaiyat kerja

1. Yakin yang benar ada 2 :

1. Yakin bahwasannya dengan kerja dakwah ini saja yang bisa menyelesaikan masalah-masalah akherat.

2. Yakin bahwasannya dengan kerja ini saja yang bisa menyelamatkan kita dari kerugian-kerugian baik kerugian dunia maupun kerugian akherat.

2. Istimaiyat kerja ada 4 :

1. Dakwah dengan kasih sayang dan lemah lembut
2. Pemaaf
3. Bermusyawarah
4. Istikhlas (tidak ragu-ragu)

Kenapa dunia rusak ?

1. Karena wanitanya rusak, kenapa wanita rusak ?
2. Karena laki-lakinya rusak, kenapa laki-laki rusak ?
3. Karena laki-laki tidak keluar dijalan Allah SWT ?

Kenapa umat rusak ?

1. Tinggalkan dakwah
2. Ada dakwah tapi tidak cara Rasulallah SAW

Tiga perkara yang membuat wanita rusak :

1. Karkun suka makan yang banyak-banyak
2. Karkun suka pakaian yang banyak-banyak
3. Karkun suka buat rumah yang besar-besar

Sehingga wanitanya sibuk memasak, mencuci, membersihkan rumah sehingga lupa untuk berdakwah ,taklim, zikir ibadah, dan mendidik anak secara sunnah.

Kenapa karkun macet :

1. Keletihan / kecapaian.
2. Tersakiti hatinya

Kenapa dakwah terhambat :

1. Karkun kaya takut miskin
2. Karkun miskin ingin kaya

Kenapa karkun rusak :

1. Tidak jaga nisab
2. Tidak buat maqomi

Kenapa karkun dingin :

1. Waktu keluar tidak niat islah diri
2. Waktu pulang tidak jadikan dakwah maksud hidup

Kenapa umat merugi :

1. Tidak paham target hidup
2. Tidak paham maksud hidup
Kenapa karkun lemah , karena waktu keluar tidak tertib…

Sekarang saya ingin memberitahu anda semua bahwa segala masalah yang menimpa pada diri seseorang, walau sebesar apapun akan dapat diselesaikan dengan membuat tiga perkara :

1. Sabar
2. Tawakkal
3. Menangis di hadapan Allah.
Anda yang dalam Majlis ini tolong sebarkan pada juga pada orang lain yang tiada (di dalam Majlis ini).

[Maulana Umar Palampuri, Bayan Subuh di Bangla Wale Masjid, Nizamuddin, New Delhi]

Mudzakarah 13 SIFAT DAI :

1. Mahabbah kepada seluruh makhluk.
Kasih sayang kepada seluruh umat, membenci perbuatan maksiat bukan menbenci pelakunya. Tetap sayang kepadanya, sebab ia adalah seorang muslim. Kecintaan Nabi Muhammad S.A.W kepada umatnya lebih tinggi daripada kecintaan umat kepada dirinya sendiri.

2. Semangat rela berkorban harta & diri utk Agama Allah.
Harta, diri, & waktu bukan milik kita, tetapi milik Allah. Allah hanya meminta sebahagian saja untuk ditukar dengan syurga. Orang yang menganggap bahwa hartanya adalah miliknya, maka ia gunakan sesuai dengan hawa nafsunya. Namun jika ia menganggap harta itu milik Allah SWT, maka ia gunakan sesuai dengan perintah Allah.

3. Selalu Niat ishlah diri ( memperbaiki diri )
Kita niat ishlah diri yang dampaknya orang lain mau mengishlah dirinya. Ibarat mencuci pakaian maka yang lebih dulu bersih adalah tangan kita sendiri.

4. Ikhlas Semata mata Mencari Ridho Allah.
Berbuat atau tidak, semuanya semata-mata karenaNya. Dalam hal ini Istiqomah, hakikat ikhlas akan wujud pada diri kita sendiri.

5. Istighfar dalam dan setelah selesai beramal.
Dengan istighfar amal akan disempurnakan dan menjadi sebab doa diterima.

6. Tabah dalam menghadapi segala ujian
Dengan sabar kita akan merasakan manisnya iman. Yang mengundang pertolongan Allah SWT bukan gerak kerja kita, tetapi kesabaran dalam bergerak. Sabar dalam 4 hal; (1) sabar dalam melaksanakan perintah Allah (2) sabar menjauhi yang dilarang oleh Allah (3) sabar terhadap kehidupan dunia (4) sabar dalam perjuangan, ketika teraniaya tetap mengasihi orang yg menganiaya. Orang yang sabar menyempurnakan iman & amal, keturunannya akan dijaga Allah SWT.

7. Menisbatkan diri hanya kepada Allah.
Apa saja yang menimpa dirinya, itulah yang terbaik menurut Allah.

8. Tidak putus asa terhadap setiap kegagalan.
Tapi belajar dari sumber yang tepat untuk membetulkan kegagalan. Iaitu Al-Quran & Al-Hadis

9. Tabah seperti unta.
Tidak pernah mengeluh walaupun diberi beban berat.

10. Tawadhu seperti bumi.
Dipijak, dikotori, & dibakar tetapi bumi masih tetap memberi kebaikan.

11. Tegak & teguh seperti gunung.
Berpendirian yg kuat lagi kukuh, tidak mudah terpengaruh oleh suasana & keadaan.

12. Berpandangan luas seperti langit.
Berwawasan luas bahwa di atas langit masih ada langit, bercita cita tinggi untuk kampung akhirat.

13. Istiqomah seperti matahari.
Selalu bergerak & memberi manfaat tanpa pernah mengharapkan imbalan, senantiasa berjalan membawa cahaya tanpa pernah mengambil keuntungan sedikit pun dari setiap benda yang disinarinya.
Semoga didalam diri kita bisa wujud sifat sifat da’i tersebut dan semoga bermanfaat dan bisa dishare ke sosmed agar saudara saudara kita dapat membacanya.
Inilah 13 Sifat Da’i Penting Kita Miliki, sifat-sifat da’i menurut ulama, sifat sifat da’i menurut para ahli.

Maka agar ALLAH SWT beri kefahaman agama pada diri kita segera kita berangkat khuruj fii Sabilillah 3 hari, 40 hari, 4 bulan Insya Allah…..

13 SIFAT DA’I DALAM BUAT USAHA DAKWAH

1. Kasih sayang kepada semua makhluk kecuali iblis
2. Semangat Rela berkorban harta, waktu dan diri untuk agama
3. Niat memperbaiki diri
4. Mencari ridho Allah
5. Istighfar setelah beramal
6. Sabar menghadapi segala ujian
7. Menisbatkan diri hanya kepada Allah
8. Tidak putus asa terhadap segala kegagalan
9. Tabah seperti unta
10. Tawadhu’ seperti bumi
11. Tegak teguh seperti gunung
12. Berpandangan luas seperti langit
13. Bergerak memberi manfaat seperti matahari tanpa pamrih

Cara Mendapatkan Sifat² Da’i

1. Tambah pengorbanan
2. Sambut takaza
3. Zuhud
4. Ikhlas
5.Tertib arahan

6. Hidupkan Maqomi

7. Hijrah dqn Nusroh

MUDZAKARAH DAKWAH

Status ini bukan untuk ashabiyah (fanatisme golongan), ini hanya semata mata memotivasi bahwa tanggung jawab Dakwah adalah tanggung jawab semua bagi mereka yg mengaku Muslim tanpa terkecuali… !!! Dakwah sunnah ala minhaj nubuah sebagaimana yang di contohkan oleh sayidil mursalin Sayidina Nabi Muhammad SAW.

Jangan Cuma jadi penonton, jadilah pemain, karena kelak piala hanya diberikan kepada para pemain bukan diberikan kepada penonton… !!!

Ciri-ciri Dakwah Rasulullah Muhammad SAW

1. TIDAK MEMINTA UPAH.
Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. Yaasiin 21)

Dan aku sekali-kali tidak meminta upah kepadamu atas Dakwahku itu, upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. (Ash-Shu’ara : 145)

2. MENDATANGI UMAT BUKAN MINTA DIDATANGI UMAT
Tiada datang seorang rasulpun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkan. (QS. Yaasiin 30)

Bahkan di dalam surat Al Mulk dikatakan kepada ahli neraka sebelum masuk ke dalam neraka : Alam Ya’tikum Nadzir “apakah belum datang pemberi peringatan kepada kamu ?”
Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan? (QS. Al Mulk 8)

3. DENGAN HARTA DAN DIRI
Tidaklah sama orang orang mukmin yang tanpa uzur duduk di rumah dengan orang orang mukmin yang keluar di jalan Allah dengan HARTA dan DIRI/jiwa mereka, Allah akan meninggikan derajat orang orang yang berjuang di jalan Nya dengan harta dan diri/jiwa mereka, dan Allah menjanjikan kepada mereka dengan pahala yang baik , dan melebihkan kepada orang orang yang berjuang di jalan Nya dengan pahala yang sangat besar.
Yaitu beberapa derajat darinya, ampunan dan rahmat dan sesungguhnya Allah maha pengampun lagi maha penyayang.
(An Nisa 95-96)

4. BERJAMAAH
Nabi mengirim (rombongan dakwah) beberapa dai yang dipimpin oleh Muadz bin Jabal RA. Tatkala melepas Muadz, Nabi bertanya, “Berdasarkan apa engkau menetapkan hukum hai Muadz?” Muadz menjawab, “Berdasarkan Kitab Allah.” “Jika tidak engkau temui dalam Kitab Allah?” tanya Nabi lagi. Muadz menjawab, “Dengan sunah Rasulullah.” “Jika tidak engkau temui juga dalam sunah Rasulullah?” Muadz tanpa ragu menjawab, “Aku berijtihad menggunakan akal pikiranku.” Nabi Muhammad SAW senang dan memuji Allah atas jawaban Muadz tersebut.

Cara dakwah Rasulullah S.A.W :

1. Khususi (khusus)

2. Umumi (terbuka/umum)

3. Ijtima’i (berjemaah)

4. Infirodi (individu)

Isi dakwah Rasulullah Muhammad SAW Mengajak manusia BERUBAH dari :

1. Yakin pada kebesaran makhluk KEPADA yakin pada kebesaran ALLAH Swt (Tauhid)

2. Cara hidup jahiliah(julumat/gelap) KEPADA cara hidup Rasulullah Saw (nur/terang)

3. Membesarkan nilai mal (harta) KEPADA membesarkan nilai amal (ibadah)

4. Kerja biasa (dunia) KEPADA kerja Rasulullah s.a.w (akhirat)

5. Mengejar Harta, Takhta, Wanita KEPADA mengejar agama, iman dan amal soleh.

6. Mencari kehidupan dunia yang sementara KEPADA mencari kehidupan akhirat yang Abadi.

Siang hari jumpa umat manusia ; .. bicara kebesaran Allah, bicara ke Agungan Allah.. bicara ;.. faa yaa ayuhannas qulu La Illa hailallah tuflihun… (wahai sekalian manusia katakanlah; tidak ada Tuhan selain Allah niscaya engkau akan menjadi manusia yg beruntung)

Malam hari jumpa Allah (merengek rengek menangis dalam tahajud) ; mohon hidayah untuk si fulan (mereka) …. Ya Allah Ya Robbi ya Tuhan kami…..Kami telah Tunaikan perntah MU untuk menyampaikan Agama ini kepada mereka (si fulan) se KEMAMPUAN kami…. Ya Allah berilah Hidayah atas Mereka (si fulan) …. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa MENETAPKAN hidayah atas mereka … Ya Allah Ya Robbi ya Tuhan kami…..Janganlah engkau siksa mereka karena sebab ketidak tahuan mereka …. Jika engkau Siksa mereka sesungguhnya mereka adalah hamba hamba Mu juga, dan jika Engkau ampuni mereka sesungguhnya Engkaulah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri? (Fussilat : 33)

…Kalian adalah umat terbaik yang dikeluarkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan melarang yang mungkar dan beriman kepada Allah, ……. (Surat Ali imran ayat 110.)

Ya Allah Ya Robbi Ya Mujib Ya karim….. Jadikanlah DAKWAH maksud hidup kami dan Jadikan hidup kami dalam DAKWAH…..Ya Allah Ya Robbi Ya Mujib Ya karim…Berilah kekuatan kepada kami DAKWAH sampai mati dan matikan kami dalam DAKWAH…..
Ya Allah Ya Robbi Ya Mujib Ya karim….. jadikanlah sisa umur kami ini sebagaimana Rasulullah menghabiskan sisa umurnya… Allahumma sholi ala sayidina Muhammad wa ala alihi sayidina Muhammad … Aamiiiin…ya Robbal ‘aalamiin….

Iklan

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: