Buyaathaillah's Blog

Bayan Maulana Fahim Pakistan Markaz

*Bayan Fahim Raiwind 2017 Jord kudama*
Usaha da’wah tabligh akan menjadikan orang yg paling buruk di dunia menjadi yg terbaik. Sebagaimana melalui usaha da’wah nya tabligh Rasulullah SAW, Umar bin Khatab ra dari ingin jadi pembunuh Nabi menjadi Amirul Mu’minin, Khalid bin Walid ra pembunuh 70 sahabat menjadi saifullah pedang ALLAH SWT. 
Tetapi sebaliknya ALLAH SWT akan jadikan orang2 baik menjadi orang terburuk melalui kerja ini apabila dalam kerja ini ada maksud2 dunia dalam kerja ini. Mencari jabatan, mencari dunia,  mengambil manfaat dari jamaah maka ALLAH SWT akan palingkan hatinya dr akhirat ke dunia. Dia akan jadikan agama sebagai jalan utk dapat dunia. Sebagaiman Ibnu Maljam hafiz Quran, ahli dzikir, tetapi membunuh Ali ra. Karena ingin kawin dng wanita cantik. Kata Rasulullah SAW seburuk buruknya manusia adalah yg membunuh  Ali ra. 
Buat kerja utk islah bukan untuk muslih orang lain. Merasa yg paling buruk, paling berdosa, paling tdk lurus imannya sehingga da’wahnya untuk memperbaiki diri BUKAN untuk menasehati orang lain dan merasa dirinya lebih baik dari orang lain. “Ana khairum minhu” saya lebih dari anda, adalah sifat iblis. Klo tambah da’wahnya tapi tdk tambah islah dan istigfarnya maka yg tambah sombongnya. Buat kerja bukan dengan akal dan fikir sendiri, tapi dengan arahan. Maulana Yusuf rah berkata setiap titik dalam kerja ini harus ikut sirah nabawiah dari keberkahan kerja Rasulullah SAW dan sahabat rhum, bukan karangan saya. 
Dalam perang Khadisia melawan Persia, Umar ra. membawa pasukan besar tanpa diberi tahu mau kemana. Utsman r.a. bertanya mau dibawa kemana kita ini ? Ketika dijelaskan mau ke Persia maka Utsman ra keberatan Umar ra ikut. Umar ra  ditaskil oleh Abdulah bin Mukrim ra amir rombongan untuk ikut dan memimpin rombongan. Maka Umar ra berniat ikut tapi berkata, sy akan bermusyawarah dng ahli syuro sy. Maka kata ahli syuro klo Umar ra tidak ikut dan pasukan kalah lawan Persia ini hanya kalah dalam pertempuran saja. tapi  kalau Umar ra ikut dan kalah, maka ini kekalahan Islam. Maka kata Umar ra kpd pasukannya, “walaupun kalian mengatakan sy pengecut karena tidak ikut, tapi saya taat kepada ahli syuro sy. Kalian taat kpd sy dan sy taat kpd ahli syuro.” Umar ra terus berdoa “Yaa ALLAH menangkan umat Islam dan syahidkan lah saya.” Umat Islam diberikan kemenangan atas Persia, dan Umar ra syahid di Medinah. 
Ini adalah contoh usul da’wah, kita berkorban untuk hidayah umat, bukan menjadi koordinator pengorbanan orang lain. Kita korban maka ALLAH SWT turunkan hidayah dan kemenangan. 
Pelajaran dr kisah di atas yg ke 2 adalah buat pengorbanan dengan tertib bukan dengan hasrat dan fikir kita sendiri. Umar ra ingin berangkat  dan syahid tapi diputus tdk oleh musyawarah, maka walaupun Amirul Mu’minin ia taat. Ketika perjanjian Hudaibiyah umat Islam didzolimi dalam perjanjian, tetapi ALLAH SWT katakan kemenangan yg besar. Kenapa? Karena sahabat rhum telah buat pengorbanan yg besar dengan taat kpd Rasulullah SAW, walaupun hati mereka sakit didzolimi dan dilarang utk ber-Umrah. Jadi bukan asal korban, korban ikut arahan (tertib) dan ikhlas, maka ALLAH SWT akan jadikan pengorbanan jadi asbab hidayah. 2 tahun kemudian ALLAH SWT tundukan Makkah tanpa pertumpahan darah dan sebagian besar bahkan pemimpin pemimpin musyrikin Makkah masuk Islam. 
Ini sifat dai, bukan mau mengirim musuh2 Islam ke neraka, tapi buat pengorbanan agar musuh2 Islam masuk surga. Kerja mengirim manusia ke Neraka adalah kerja iblis dan itu janji dia kepada ALLAH SWT, bahwa dia akan mengirim seluruh keturunan Adam as ke neraka bersama dia. Kerja iblis bertentangan dng kerja Nabi SAW. Nabi SAW buat kerja agar seluruh manusia masuk surga dng mengorbankan dirinya. Bila maksud baik tapi tdk dengan pengorbanan, seperti Hadad dia korbankan orang2 lain utk kemaslahatan umat maka walau India jd Islam, dirinya adalah sedzolim-dzolimnya manusia kata ulama yg hidup di zaman itu. 
Umar bin Abdul Aziz rah tujuannya sama memperbaiki umat, tapi yg diperbaiki adalah dirinya dulu dengan mengorbankan kenikmatan2 dirinya sebagai raja. Maka umat di zamannya menjadi baik dia pun mulia. 
Siap buat pengorbanan ikut tertib dng ikhlas ? Keluar lagi dan lagi, sampai ALLAH SWT hadiahkan keikhlasan. 4 bln 40 hri,  2bln ipb Masturoh dst.
Insya ALLAH.

Iklan

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: