Buyaathaillah's Blog

Tamsil Kerak Telur

​Tamsil isi telur atau kulit telur bagi usaha da’wah dan tabligh.
Pernah satu ketika Maulana Umar Palanpuri menyampaikan bayan di Makkah, beliau menerangkan mujahadahnya usaha da’wah dan tabligh, antaranya adalah penentangan dari saudara-saudara Muslim kita sendiri yang masih belum faham hikmah usaha ini.
Kemudian seorang arab bertanya kepada beliau,
“Wahai maulana, apa hikmahnya Allah menciptakan para penentang itu? Bukankah lebih baik kalau tidak ada penentang sama sekali?”
Maulana menjawab dengan sangat bijaksana,
“Saudara tentu tahu telur ayam, telur ayam terdiri daripada kuning telur, putih telur dan kulit telur. 
Kita hanya makan kuning telur dan putih telurnya. Kulit telur kita tidak makan. 
Bahagian yang menjadi anak ayam adalah dari kuning telur dan putih telurnya sahaja. 
Sekiranya yang keluar dari ibu ayam itu hanya putih telur dan kuning telurnya sahaja tanpa kulit telur, pasti anak ayamnya tidak akan menjadi.
Kita pun enggan memakannya. 
Jadi, kulit telur diperlukan agar telur bisa dimakan dan bisa menetaskan anak ayam.
Demikian jugalah Allah menjadikan para penentang seumpama kulit telur tadi, agar kita bisa menetas menjadi para Dai’e.
Jadi, para penentang-penentang itu akam membantu kita menjadi seorang Da’i.
Kita jangan pula memusuhi mereka, bahkan kalau boleh kita ikram dan doakan mereka supaya Allah bukakan pintu hidayah bagi memahami usaha ini.
Kalau kita berhasil merubah para penentang itu menjadi rakan kita, berarti kita telah memperolehi hakikat Ikramul Muslimin.”

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: