Buyaathaillah's Blog

Doa Ijabah dalam Kesulitan

اَللَّهمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الأُمُورِ كُلِّهَا، وَأَجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ

_Allaahumma ahsin ‘aaqibatanaa fil umuuri kullihaa, wa ajirnaa min khizyid-dunyaa wa ‘adzaabil aakhiroh._

Ya Allah, baikkan lah akhir setiap urusan kami, dan lindungi kami dari bencana dunia dan azab akhirat.
(HR. Ahmad 4/181)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

“Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa”

artinya: Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah

Ya haiyyu ya qhoiyyum birohmatika astaghisthu asslaihhli sha’ni kullahu wala takilni ila nafsi torfataa’in”

Wahai tuhan yang hidup dan berdiri sendiri. Dengan rahmat dan kasih sayangMu aku memohon pertolongan dan janganlah Engkau Serahkan urusanku kepada diriku sendiri walaupun hanya sekelip mata dan perbaikilah setiap urusanku…”

Robbi inni liman anzalta illayya min choiri fakiir

Ya Allah sesungguhnya aku sangat berhajat kepada pertolonganMu

Alloohummak finii bi halaalika an haroomika, wa aghninii bi fadhlika amman siwaaka. Alloohumma innii a’uudzubika minal hammi wal hazni wal kasli wal bukhli wa dhol’id daini wa gholabatir rijaal.

“Ya Allah cukupkanlah diriku dengan yang halal dari sisi-Mu. Cukupkanlah aku dengan karunia-Mu sehingga aku tidak butuh lagi kepada siapa pun selain Engkau. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesusahan, kesedihan, kemalasan, kekikiran, dan dari lilitan utang, serta kekangan dari banyak orang.”

(HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Hakim)

Ya khoiro mad’uwwin, wa yaa khoiro mas-uulin, wa yaa ausa’a man a’thoo, wa yaa khoiroo murtajaa, urzuqnii wa ausi’ ‘alayya min rizqika, wa sabbib lii rizqon min qibalika, innaka ‘alaa kullii syai-in qodiir.
“Wahai sebaik-baik Yang Diseru, wahai sebaik-baik Yang Diminta, wahai Yang paling luas dalam memberi, wahai sebaik-baik Yang Diharapkan, berilah aku rezeki dan lapangkanlah rezeki-M kepadaku, dan berilah aku jalan untuk mendapatkan rezeki (bisnis yang jaya) dari sisi-Mu. Sesungguhnya, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Alloohumma innii as-aluka robbas samaawaati wal ardhi, ‘aalimal ghoibi wasy syahaadatil kabiiril muta’aalii, alhannaanal mannaan, dzal jalaali wal ikroom, an taf ‘ala bii ……
“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu, Tuhan Pemelihara langit dan bumi, Yang mengetahui segala yang gaib dan yang nyata, Yang Mahabesar dan Maha tinggi, Yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah, Yang Maha Memiliki Segala Keagungan dan Kemuliaan, gerakkanlah (takdirkan) aku untuk ………… (ungkapkan dalam benak apa yang diminta atau sebutkan secara lisan dengan bahasa sendiri). ”

Alloohumma innii as-alukats tsabaata fil amri, wal ‘aziimata ‘alar rusydi, wa as-aluka syukro ni’matika, wa as-aluka husna ‘ibaadatika, wa as-aluka qolban saliiman, wa as-aluka lisaanan shoodiqon, wa as-aluka min khoiri maa ta’lamu, wa astaghfiruka lima ta’ lamu innaka anta ‘allaamul ghuyuub.

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ketegaran dalam menghadapi permasalahan dan memohon agar Engkau berkenan memberikan petunjuk. Aku memohon kepada-Mu agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu. Aku memohon kepada-Mu agar giat beribadah kepada-Mu. Aku memohon kepada-Mu hati yang bersih dan lisan yang jujur. Aku memohon kepada-Mu kebaikan yang Engkau ketahui dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang Engkau ketahui. Aku juga memohon kepada-Mu curahan ampunan dari segala dosa yang Engkau ketahui, karena hanya Engkaulah yang Maha Mengetahui segala yang gaib.”

(HR. Tirmidzi, Nasa’i, dan Ahmad)

Alloohumma faarijal hamm, wa kaasyifal ghamm, wa mujiiba dawatil mudhthorriin, rohmaanad dunyaa wal aakhiroti wa rohiimahumaa, anta tarhamunaa farhamnii birohmatin yughniinii bihaa an rohmatin man siwaaka.

“Ya Allah, yang menghilangkan kesusahan, yang menjauhkan kesedihan, mengabulkan doa orang-orang yang terdesak, Engkau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang di dunia dan akhirat; Engkau yang memberi rahmat kepada kami maka limpahkanlah rahmat kepadaku sehingga aku tidak mengharapkan rahmat kepada siapa pun selain Engkau.” (HR. Hakim)

Iklan

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: