Buyaathaillah's Blog

Nasehat Ulama KH. Abdullah Gymnastiar

Nasehat 1 :

 

Keberuntungan

adalah melakukan perubahan diri terus menerus menjadi lebih baik, keadaan dan kejadian apapun yang terjadi Iman semakin kokoh, akhlaq semakin baik, hati semakin bening, ibadah semakin khusyu, hidup semakin bermanfaat

Kerugian adalah hari demi hari sama saja tak ada yang berubah

Petaka adalah bila berganti hari kian buruk, iman kian lemah, hati kian busuk, maksiat kian tak terkendali, hidup kian merugi Bila ingin selamat, kita harus habis-habisan memperbaiki diri setiap waktu. Bila tidak, niscaya akan habis digilas perubahan, karena di dunia ini segalanya pasti akan

 

Nasehat 2 :

 

Gelisah ?

Silakan periksa hati
Pasti ada selain Allah yang mendominasi hati ini

Bisa manusia/makhluk
Bisa benda/harta
Bisa pujian/penilaian/cinta makhluk
Bisa harap dan takut kepada manusia
Bisa keinginan duniawi
Bisa diperbudak nafsu

Hati hanya tenang bila terpusat kepada Allah
Kembali kepada-Nya dan pasrah kepada ketentuan-Nya

Semakin penuh hati ini oleh ingat, dan yakin kepada semua janji dan jaminan Allah..
Serta semakin patuh

Dijamin semakin tentram hati ini

 

Nasehat 3 :

 

Jangan sibuk ‘mengatur’ Allah agar sesuai dengan keinginan dan harapan diri

Lebih baik sibuklah mengatur hati, pikiran, ,sikap dan keinginan agar disukai Allah

Selebihnya percayakanlah kepada-Nya, untuk mengatur, memililhkan dan menentukan yang terbaik untuk kita

Pasti akan sangat beruntung, mendapatkan pilihan dan ketentuan terbaik yang manfaat untuk dunia akhirat

وَعَسَى أَن تَكْرَهُواْ شَيْئاً وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَن تُحِبُّواْ شَيْئاً وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ وَاللّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ (البقرة: 216)

“… Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu me-nyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

 

Nasehat 4 :

 

Dipuji, dikagumi, diperlakukan spesial itu sangat nikmat, sehingga banyak orang yang sangat merindukannya

Dan bagi yang tak hati-hati dan tak kuat iman, akan banyak kerusakan yang timbul bila sudah diperbudak dan mabuk pujian

Seperti orang mabuk; berpikir, berbicara, bersikap dan mengambil keputusan menjadi tak normal/error

Hati akan cenderung hilang kepekaan, mudah tersinggung dan sakit hati bila orang tak memuji atau memperlakukannya tak sesuai harapan

Hidup selalu galau, sangat cemas orang tak lagi memperhatikannya. akal selalu berputar akibatnya jadi kurang peduli kepada yang lain, selalu orientasi diri sendiri

Sibuk sekali membangun ‘kemasan’/topeng’ demi penilaian orang walau harus berhutang atau menanggung resiko yang berat

Orang-orang disekitarnya pecinta penilaian manusia, tak akan merasa nyaman, karena yang bersangkutanpun tak nyaman dengan dirinya sendiri

Hubungan dengan Allah pun semakin terhijab, walau banyak ilmu agama dan rajin ibadah, karena di hatinya bukanlah Allah yang dituju melainkan sibuk dengan penilaian makhluk

“Janganlah kamu mengatakan dirimu suci/jangan memuji dirimu. Dia lah yang paling mengetahui tentang orang yang bertaqwa” ( Qs An Najm : 32 )

 

Nasehat 5 :

 

Kita harus yakin, apa yang ditetapkan Allah tidak akan ada yang bisa mengambil
Karena kekuasaan Allah Maha Sempurna

Kalau Allah akan memberi sesuatu kepada kita pasti akan sampai tidak ada yang bisa menghalangi
Dan apa yang tidak diberikan Allah kepada kita PASTI tidak akan ada yang bisa menyampaikannya

Penguasa mutlak setiap takdir adalah Allah
Kita harus sempurnakan ikhtiar sebagai ibadah
Kita harus bersedekah sebagai penolak bala agar sampai ke takdir terbaik kita

Kita pun harus banyak do’a agar Allah memilihkan takdir terbaik untuk kita
Tetapi kita harus yakin hanya Allah yang Maha Tahu takdir yang terbaik untuk kita

Barangsiapa yang masih ketakutan dan berharap kepada selain Allah pasti tidak akan tenang hidupnya

Mudah-mudahan kita menjadi ahli tawakal, Amiin

 

Nasehat 6 :

 

TENANG ada ALLAH, Yang Menguasai semuanya, Menguasai segala-galanya

 Tak ada yang luput dari kekuasaan-Nya, tak ada yang lepas dari genggaman-Nya setiap saat

Semua takluk kepada kehendak-Nya, yang tak akan tertukar/meleset atau terhalangi

Tak akan ada nikmat sehalus apapun yang datang dari manapun tanpa ijin-Nya

Tak ada musibah yang terjadi dari siapapun dalam bentuk apapun tanpa ijin-Nya

Kita resah gelisah karena sering melupakan keberadaan-Nya dan sering ragu akan ke Maha Kuasaan-Nya dalam menolong hamba-Nya

 

Nasehat 7 :

 

Sahabatku yang baik silahkan baca dengan teliti dan kita tafakuri dengan sungguh-sungguh, adab dan akhlaq sesama muslim yang harus jadi pegangan kita ;

Rasulullah Shalallohu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Hindarilah oleh kamu sekalian berburuk sangka karena buruk sangka adalah ucapan yang paling dusta.

Janganlah kamu sekalian saling memata-matai yang lain, janganlah saling mencari-cari aib yang lain,

janganlah kamu saling bersaing (kemegahan dunia),
janganlah kamu saling mendengki
janganlah kamu saling membenci

dan janganlah kamu saling bermusuhan tetapi jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara”.

(HR. Muslim)

 

Nasehat 8 :

 

Fokuskan untuk tobat dan syukur,tobat untuk menghilangkan semua penghalang dan syukur membuka serta menambah karunia lainnya

daripada banyak keinginan lebih baik banyak bersyukur, keinginan tak menjamin datangnya nikmat, tapi syukur menjamin datangnya karunia

kalau punya keinginan membuat lupa dan lalai bersyukur, yang datang malah sengsara dan kerugian

Seharusnya bila punya keinginan harus menambah rasa syukur terhadap karunia yang telah ada,insyaalloh karunia lain akan berdatangan

 

Nasehat 9 :

 

Walaupun memiliki uang berlebih tetap saja belanja jangan bermewah-mewah
Disebut mewah bila melampaui kemampuan dan keperluan

Misal kita punya sandal jepit 100 pasang, ini disebut mewah karena diluar keperluan kita

Maka biasakan belanja karena perlu bukan karena ingin
Ingin itu seperti air laut semakin ingin semakin haus

Jangan memaksakan diri diluar kemampuan dan keperluan
jadikan transaksi sebagai ibadah, dengan jalan manfaat hasil transaksi ini bisa dijadikan pedagang untuk menafkahi keluarganya atau dakwah dijalan Allah
Sehingga walaupun jual beli tetap sebagai amal soleh

Mudah-mudahan apapun kesibukan aktivitas kita masih dari bagian ibadah

 

Nasehat 10 :

Tidak bisa dipungkiri bahwa perubahan dalam hal apapun tidak akan berjalan efektif jika tidak dimulai dari hal-hal kecil. Seperti komputer yang mengalami masalah tentunya yang perlu diperbaiki adalah komponen-komponen terkecilnya. Karena komputer adalah sebutan dari komponen akumulasi atau kumpulan dari bagian.

Demikian pula perubahan bangsa dan umat ini. Bisa berubah kearah yang lebih baik mulai dari skala individu. Seorang mukmin memiliki karakter baik itu bagus namun jika ia Baik dan Kuat akan memberikan kontribusi lebih dari sekedar Baik.

Untuk itu aa menulis sebuah Buku KARAKTER BAIK dan KUAT. semoga dapat memberikan upaya memperbaiki diri yang Baik, Kuat dan Berkah. Amiin

Tak ada yang dapat menghalangi kehendak Allah

“Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tak ada seorangpun yang dapat menahannya,

dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tak ada seorangpun yang sanggup untuk melepaskannya sesudah itu.

Dan DIA-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. ( Qs : Fathir:2 )

 

Nasehat 11 :

 

Apapun yang ada di hati, maka segeralah serahkan kepada-Nya, diantaranya dengan do’a ini :

Do’a agar semua urusan diurus Allah :
.” Yaa Hayyu Yaa Qoyyuum birahmatika astagiits…ashlihlii sya’nii kullahuu walaa takilnii ilaa nafsi thorfata ainin”
‘Wahai Allah Yang Maha Hidup, Wahai yang Maha berdiri sendiri mengurus makhluk-Nya,dengan rahmat-Mu tolonglah saya..
Perbaiki semua urusanku dan jangan serahkan kepadaku walau sekejap mata’.
( HR. Nasa’I )

Ingat keinginan, segera serahkan kepada-Nya
Ingat masalah, segera serahkan kepada-Nya
Ingat ancaman/bahaya, segara pasrahkan kepada-Nya
Ingat keluarga, segera berdoa pasrahkan kepada-Nya
Ingat apapun jangan berlama-lama, segera berharap pengurusan-Nya

Jangan berlama-lama dengan selain-Nya, segera pasrahkan total kepada-Nya, yakin dengan segala janji dan jaminan-Nya

Insya Allah akan segera kita rasakan ketenangan, juga berbagai petunjuk dengan cara-Nya, yang sadar tak sadar akan menuntun kita kepada ikhtiar menggapai pilihan-Nya, jalan keluar terbaik dari-Nya.. Sungguh indah dan berkah

 

Nasehat 12 :

 

Dari Abu Dzar Radhiyallahu ‘anhu , ia berkata:

“Kekasihku (Rasulullah) Shallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat kepadaku dengan tujuh hal:
(1) supaya aku mencintai orang-orang miskin dan dekat dengan mereka,
(2) beliau memerintahkan aku agar aku melihat kepada orang yang berada di bawahku dan tidak melihat kepada orang yang berada di atasku,
(3) beliau memerintahkan agar aku menyambung silaturahmiku meskipun mereka berlaku kasar kepadaku,
(4) aku dianjurkan agar memperbanyak ucapan lâ haulâ walâ quwwata illâ billâh (tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah),
(5) aku diperintah untuk mengatakan kebenaran meskipun pahit,
(6) beliau berwasiat agar aku tidak takut celaan orang yang mencela dalam berdakwah kepada/di jalan Allah, dan
(7) beliau melarang aku agar tidak meminta-minta sesuatu pun kepada manusia”.

 

Nasehat 13 :

 

Hidup ini ada episode-episodenya
Tak akan selalu sesuai keinginan dan harapan

Terima dengan lapang hati, ridho dengan episode yang harus dijalani, berbaiksangkalah kepada Allah niscaya akan lega hati ini

Fokus bertobat dan bersyukur, karena dosa adalah pengundang sengsara, tobat adalah penghapusnya,

Kurang syukur mengundang bala, dan syukur adalah pembuka gerbang beragam karunia-Nya

 

Nasehat 14 :

 

Apa yang kita lakukan dan katakan ternyata tak sederhana efeknya bila ditiru orang lain

 Dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى، كَانَ لَهُ مِنَ اْلأَجْرِ مِثْلُ أُجُوْرِ مَنْ تَبِعَهُ، لاَ يَنْقُصُ ذلِكَ مِنْ أُجُوْرِهِمْ شَيْئًا. وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلاَلَةٍ، كَانَ عَلَيْهِ مِنَ اْلإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ، لاَ يَنْقُصُ ذلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا.

“Barangsiapa yang mengajak kepada suatu petunjuk, maka dia memperoleh pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi sedikit pun dari pahala-pahala mereka.

Dan barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan maka dia memperoleh dosa semisal dosa orang yang mengikutinya tanpa mengurangi sedikit pun dari dosa-dosa mereka.”
(HR. Muslim)

 

Nasehat 15 :

 

Ingatkah waktu kita kecil dulu belajar berdiri dan berjalan.. Walau Jatuh bangun berpuluh kali, kita tak pernah menyerah

Walau badan terluka, walau ditertawakan dan dikasihani, kita tak peduli, tetap semangat untuk bangkit dan berjalan kembali

Demikian pula dalam bermujahadah mendekati-Nya, jangan pernah menyerah walau jatuh bangun, teruslah bergerak, teruslah bergerak..

Apapun resiko yang harus ditempuh, pasti beruntung bila kita gigih memperbaiki diri hanya karena DIA, benar-benar hanya karena ingin cinta-Nya semata.

 

Nasehat 16 :

 

3 Jenis Musibah dan Cirinya

1 ._musibah yang merupakan balasan dari dosa dan maksiat, cirinya adalah keluh kesah dan tak sabar serta penuh derita

2. musibah yang merupakan pengampunan dosa dan kesalahan, tandanya ia bisa menjalani dengan sabar.

3. Musibah yang merupakan pengangkat derajat ditandai keridhoan, ketenangan, ketenteraman terhadap perbuat Alloh, Rabb langit dan bumi
( Syeikh Abdul Qodir Jaelani)

 

Nasehat 17 :

 

=== Kekuatan Ikhlas ===

Ada yang sakit cuci darah, dan dirinya tak bisa menerima harus cuci darah seminggu 2 kali, sehingg hari hari dijalani penuh derita lahir bathin

Namun setelah menyadari bahwa inilah takdir terbaik, yang Alloh tetapkan bagi dirinya saat ini sesudah sekian lama diberi takdir sehat…

“Inilah takdir terbaikku, kehidupan normalku adalah cuci darah seminggu 2 kali,”.maka kehidupan menjadi nyaman dan kembali ternikmati

Setiap orang memiliki episode masing-masing, dan berganti saat, berganti pula episode. Kemampuan ridho kepada takdir, membuat hidup lebih nyaman dan berkah

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: