Buyaathaillah's Blog

Mudzakaroh Maulana Tariq Jameel : Kemana Kamu Menuju ?

Ini bukanlah perkataan saya tp Allah yg berkata demikian sbgmna seorang ayah berbicara kpd anaknya krn sedih :

“FA AYNA TADH HABOON” : “Kemana kamu hendak pergi ?” “Where are you going ?”

Perkataan Allah swt ini mengandung dalamnya rasa cinta Allah, kasih sayang Allah. Seperti seorang ibu yg putus asa menasehati anaknya yg durhaka, lalu ibu itu berkata : “Apa yg sedang kamu lakukan nak ?” “What are you doing” perkataan ini dr seorang ibu bukanlah melambangkan kata2 yg diucapkan tetapi tersirat pain atau rasa sakit atau rasa sedih yg mendalam dr seorang ibu kpd anaknya yg terkandung tersembunyi dibalik kata2 ini. Sama perkataan seorang ayah yg sdg kecewa kpd anaknya dan berkata, “Kamu ini sedang apa ?” Dia tdk bertanya perkara yg dilakukan tetapi kesedihan yg tersembunyi dibalik ucapannya, kekecewaannya. Inilah rasa sayang seorang ayah yg tersembunyi dibalik kata2nya krn dia tau perbuatan anaknya itu akan mendatangkan kecelakaan di kemudian hari. Pada detik itu si ayah menjadi putus asa dan berkata, “apa yg kamu lakukan nak” atau “mau kemana kamu nak”. Kita bs menulis kata2 yg diucapkan seorang ibu atau ayah tetapi kita tdk bs melukiskan kedalaman emptional atau rasa sayang yg terkandung dlm perkataan org tua kita. Tidak bs kita menterjemahkan kedalaman perasaan kata2 tsb.

Kita bs menuliskan kalimat Allah swt inu tapi tidak ada satu org pun yg bs menterjemahkan kedalaman rasa sayang Allah kpd kita dalam kalimat ini. Apalagi bahasa arab bukan bahasa ibu kita. Kita tdk memahami apa yg Allah swt latakan kpd kita, dan mengenali kedalaman cinta Allah yg terkandung tersembunyi dibalik kalimat tersebut.

Inilah makna perkataan Allah ketika Allah swt berfirman :

“Ya Ayyuhal insaan” : “wahai manusia…”

Perkataan ini bukan saja utk muslim tetapi semua manusia. Dalamnya cinta Allah dalam kalamNya ini di tujukan untuk 7 milyar manusia yg hidup di bumi Allah ini. “Ya ayyuhal insan… wahai seluruh manusia.”

Ini seperti Allah swt hadir ke setiap org utk menggugahnya atau menggetarkan badan kita dng berkata : “sayang kenapa kamu pergi…. mengapa kamu pergi.”

Allah swt berfirman : “Ya ayyuhal insan ma ghoroka bi robbikal karim”

Artinya : “wahai manusia apa yg telah membuatmu durhaka kepada Tuhanmu yg maha pengasih ?”

Seakan akan Allah swt berkata, “Aku adalah Tuhanmu, Rabbmu, kenapa kamu meninggalkanKu”

Mungkin kt sbg anak tdk merasakan ucapan ortu kita ketika dia bilang “mengapa kamu pergi?” “Why are you going” Rasa sedih dan kecewa tersembunyi dibalik ucapan “mengapa” atau “why”

Kalimat : “where are you going” “kemana kamu hendak pergi” ada kesedihan di dalam kalimat itu. Sama seperti “what are you doing” “apa yg sedang kamu lakukan”

Itu jika diucapkan seorang ibu atau ayah. Jika kita menggunakan analogi atau perumpamaan ini, maka kita akan mempunyai pemahaman ttg kedalaman cinta Allah yg sangat dalam dan tak berbatas. Baru kalian bs memahami kalimat : “Ya ayyuhal insan Maa gharaka birobbikal kareem” “wahai manusia mengapa kamu meninggalkan aku” seakan akan Allah swt berkata : siapa yg telah memalingkan kamu dari aku? Siapa yg telah menipumu shg engkau menjauhi aku ?

Ayat selanjutnya : Alladzi kholaq qokho  : Aku lah yg telah menciptakanmu. Lihatlah penampilanmu di kaca, engkau akan mengetahui bagaimana aku telah menciptakanmu. Apakah Aku Rabbmu telah salah ?

Seorang ibu tidak mungin niat melakukan kesalah atau menyakiti anaknya. Padahal ibu ini bukan pencipta sesungguhnya. Akulah Allah swt yg telah menciptakanmu dng TanganKu. Apakah aku salah kepadamu ?

Jika sy menghentikan anda dari satu perbuatan, pasti ada hikmah dibaliknya. Jika saya memintamu melakukan sesuatu pasti disana ada manfaat untukmu.

“Fa ayna tadh haboon” : “kemana kamu hendak pergi”…. Allah berkata demikian kemana kamu hendak pergi. Spt seorang ayah berkata kamu mau menuju kemana ? Arah kamu itu kemana ?

Dengan kita meninggalkan Allah swt dapatkah kita mencari perlindungan atau tempat bernaung ? Padahal Allah swt memanggil kita : Faffarru illallah….. seakan Allah swt berkata :  jangan kesana…. datanglah kemari. Inilah yg Allah swt sampaikan : “datanglah kepadaKu” 3x

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: